Home, Sweet Home Tanpa Listrik

Rumah impian :) Hmmm… Kira-kira kapan ya saya punya rumah yang peralatan listriknya tidak membutuhkan listrik dari luar? Artinya tanpa sambungan listrik masih bisa nonton televisi, menyalakan komputer, men-charge HP, dsb.🙂

Mungkin ini baru sebatas impian, karena biang teknologi (baca Jepang) juga baru sampai tahap merancang seperti ini. Jepang sudah bermimpi dari tahun 2008 lalu, rumah ini akan menjadi rumah masa depan yang peduli bumi.

Semua energi dalam Zero Emission House yang digunakan untuk ‘menghidupkan’ rumah, berasal dari alam. Penerangan serta pendingin atau penghangat ruangan, misalnya, tak memerlukan listrik dari luar sehingga kita tidak perlu lagi membayar listrik dan menimbulkan pencemaran karena pembangkit yang menggunakan BBM. (Yang paling penting, apabila terwujud bisa menjadi langkah nyata untuk mencegah global warming yang selama ini mengancam🙂 )

Bisa dibayangkan hematnya seperti apa, energi yang menghidupkan rumah tak satupun yang memerlukan listrik dari luar. Semua diusahakan sendiri oleh sistem panel surya dan pembangkit listrik tenaga angin skala kecil.

Energi matahari diserap oleh panel surya yang dipasang di atap. Lalu energi tersebut disimpan di baterai dan diolah menjadi listrik oleh power supply. Kapasitas penyimpanan baterai lithium mencapai 6.000 watt (Lumayankan?… bandingkan dengan rumah kita yang paling kecil saja akan mendapatkan pasokan listrik 4.500 VA dari PLN).

Rumah impian ini ada sisi lemahnya, karena power supply mendapatkan energi dari matahari maka bisa saja meredup berminggu-minggu ketika musim hujan. Tapi jangan khawatir, hal itu tak masalah, karena rumah dapat memperoleh energi dari pembangkit listrik tenaga angin berbentuk baling-baling dengan sistem penyimpanan yang sama di baterai dan power supply. (Semua ada solusinya :))

Kelemahan di atas masih bisa diakalin, tapi yang ini perlu usaha keras dan rajin menabung dari sekarang. Untuk mewujudkan home sweet home tanpa listrik seperti di gambar membutuhkan uang yang luar biasa banyak, menurut saya ya..🙂 . Investasinya sekitar 9 sampai 10 milyar. Uang yang terlampau banyak untuk investasi sebuah rumah, tapi engga membatasi untuk bermimpi kan?… Home, sweet home without electricity, siapa mau?

Sumber : Kompas
Photo Credit by : Allard One @Flickr.com

Cari Info :

Lowongan Kerja Terbaru 2010 , atau

Informasi Lowongan Kerja lainnya…

Boleh juga langsung ke Peluang Uang Dari Internet !! !

18 Komentar »

  1. duit 10 milyar tuh kalo dipake buat bayar listrik bisa berapa tahun yak ?

    • pakulangit said

      Wah duh, tergantung bayar listriknya tiap bulan berapa..🙂
      taruhlah setiap bulan bayar 500 ribu rupiah, jadi :
      10,000,000,000/500,000 = 20,000 bulan atau :
      20,000/12 = 1,666 tahun… wah,🙂 …. bayangkan kalau bayar listriknya 100 ribu, lebih lama lagi tahunnya.🙂

  2. sisca said

    saya juga punya cita-cita yang sama…rumah dgn peralatan elektronik minimum…yang terbayang bisa saya singkirkan adalah TV dan AC, lampu pijar tp masih perlu mesin cuci dan kulkas..

  3. bank-je said

    hmmm…
    kayaknya susah diterapkan di Indonesia. Lha wong sekarang masyarakat disuruh hemat energi aja susah, apalagi kayak gtu. hahahaha

  4. Naufal.Com said

    bagus.. kunjungan balik sangat diharapkan, dan jangan lupa untuk saling bertukar link..

  5. alhakim said

    Idenya bagus… “Rumah Impian Yang Mandiri” cuma biayanya masih terlalu mahal😯 Kalau orang jepang udah mikirin rumah masa depannya bagaimana dengan orang indonesia ya🙄

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: